Page 47 - Proceeding of Plenary Abstract of Parallel Symposim
P. 47

ketebalan tunika intima media arteri karotis lebih tipis dan berbeda secara bermakna
           dibandingkan pada remaja yang pada masa bayi minum susu formula atau ASI kurang
           dari 4 bulan.  Hal ini membuktikan bahwa nutrisi yang baik anak sejak usia dini dapat
                      13
           mengurangi risiko terjadinya PKV akibat aterosklerosis di kemudian hari. Aktivitas anak
           yang kurang (sedentary lifestyle) dan paparan terhadap tembakau yang berlebihan telah
           banyak dibuktikan dapat meningkatkan risiko PKV khususnya penyakit jantung koroner
           yang saat ini menjadi penyebab kematian utama tertinggi di Indonesia.



           Simpulan

           Deteksi faktor risiko kardiovaskular pada usia anak dan remaja dan strategi untuk
           melakukan intervensi merupakan kunci utama dalam menurunkan angka kejadian PKV
           di usia dewasa dan lanjut. Masih tingginya angka kematian akibat PKV di Indonesia saat
           ini mungkin akibat kegagalan kita dalam mendeteksi dan mengintervensi faktor risiko
           kardiovaskular sejak usia dini dan remaja pada sekitar 90 juta anak Indonesia. Sehingga
           diperlukan strategi dan langkah yang kongkrit dengan melibatkan semua sektor terkait
           dari sektor kesehatan, pendidikan, organisasi profesi dan masyarakat itu sendiri. Buku
           Catatan Kesehatan Anak yang digunakan dalam praktik sehari-hari selain mencatat
           tumbuh kembang anak dan imunisasi, sudah waktunya untuk mencantumkan faktor-
           faktor risiko kardiovaskular yang mungkin ditemukan pada seorang anak.


           Daftar pustaka

           1.   Schmidt MI, Duncan BB, Azevedo e Silva, dkk. Chronic non-communicable disease in Bra-
               zil: burden and current challenges. Lancet (London, England) 2011;377(9781)1949-61.
           2.   Mathers CD, Loncar D. Projection of global mortality and burden of disease from 2002
               to 2030.  Plos Medicine 2006;3(11):  Epub 2006/11/30.  http//doi.org/10.1371/journal.
               pmed.0030442 PMID:17132052; PuMed Central PMCID:PMCPMC1664601.
           3.   WHO. Global Health Observatory (GHO): NCD mortality and morbidity. Didapat dari:w-
               ww.who.int/global/ncd/mortality_morbidity/en.Accessed 16 Sept 2014.
           4.   Brenson GS, Wattigey WA, Tracy RE, dkk. Atherosclerosis of the aorta and coronary arteries
               and cardiovascular risk factors in persons aged 6-30 years and studied at necropsy (The Bog-
               alusa Heart Study). Am J Cardiol 1992;70:851-8.
           5.   Brenson GS, Srinivasan SR, Rao W, dkk. Association between multiple cardiovascular  risk
               factors and atherosclerosis in children and young adults. The Bogalusa Heart Study N Engl
               J Med 1998;338:1650-6.
           6.   World Health Organization Report (2016).
           7.   Mc Gill HC, Mac Mahan CH, Gidding SS. Are pediatricians responsible of adult cardiovas-
               cular disease ? Cardiovascular Med 2009;6:10-11.
           8.   Groner JA, Joshi M, Bauer JA. Pediatric Precursors of adult cardiovascular disease: non-invasive
               assessment of early vascular changes in children and adolescents. Pediatrics 2006;118:1683-
               90.



          32                                                                      Plenary
   42   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52