Page 45 - Proceeding of Plenary Abstract of Parallel Symposim
P. 45
Cardiovascular Risk Factors in Children and
Adolescents: are we failed to prevent it since
early age ?
Sukman Tulus Putra
Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo,
Jakarta
Latar Belakang
Penyakit kardiovaskular (PKV) merupakan penyebab kematian utama di seluruh dunia
yang umumnya di negara berpenghasilan rendah dan menengah termasuk Indonesia.
1
Proyeksi kedepan akan terjadi kematian akibat PKV sebanyak 23 juta per tahun pada
2
tahun 2030 dan akan menjadi penyebab kematian utama. Saat ini terdapat sekitar 17 juta
kematian per tahun akibat PKV dan merupakan 31% dari seluruh total kematian di dunia.
3 Pada umumnya, menifestasi klinis PKV terjadi pada usia dewasa dan lanjut sebelum
umur 6o tahun. Namun demikian, proses pathogenesis aterosklerosis yang menyebabkan
penyakit kardiovaskular telah terjadi sejak usia dini terutama pada masa anak dan masa
4,5
remaja. Dengan demikian, faktor risiko kardiovaskular sudah dapat dideteksi pada masa
anak dan remaja yang sangat terkait dengan progresivitas proses aterosklerosis pada usia
remaja dan dewasa. Oleh karena itu, deteksi faktor risiko kardiovaskular secara individual
dan intervensi pada masa anak dan remaja merupakan strategi yang sangat penting untuk
menurunkan risiko PKV pada usia dewasa. Menurut WHO di Indonesia tahun 2016,
penyakit jantung merupakan 35% dari seluruh kematian yang jumlahnya 1.863.000,
6
disusul dengan kanker (12%) dan penyakit tidak menular lainnya. Sehubungan dengan
hal ini maka Mc.Gill dkk, (2009) berpendapat bahwa “Pediatrician should responsible for
the prevention of adult cardiovascular disease” .
7
Metodologi
Tulisan ini disusun berdasarkan studi literatur yang akan memberikan gambaran singkat
tentang pentingnya identifikasi faktor-faktor risiko kardiovaskular pada anak dan remaja
agar dapat dilakukan intervensi lebih dini untuk mencegah PKV di usia dewasa dan lanjut.
30 Plenary

