Page 42 - Proceeding of Plenary Abstract of Parallel Symposim
P. 42
The Use of Probiotic on Gut Microbiome
Dysbiosis in Pediatric COVID-19
Reza Ranuh
Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga – RSUD Dr. Soetomo, Surabaya
Latar Belakang
Saat ini, dunia sedang menghadapi wabah global yang menyebabkan ancaman pandemi
COVID-19 yang disebabkan oleh SARS-CoV-2. Banyak metode pengobatan telah
digunakan dalam penanganan COVID-19, namun masih banyak kejadian yang berakhir
fatal. Vaksin adalah pengobatan yang menjanjikan untuk mencegah infeksi virus penyakit.
Namun, kemanjurannya dapat dibatasi oleh kemampuan mutasi pada Virus RNA, seperti
yang diamati pada virus influenza sebagai perwakilan virus patogen, demikian juga halnya
pada SARS-CoV-2. Mikrobiota usus terdiri dari multi spesies, mempunyai kemampuan
untuk mempertahankan homeostasis imun inang. Jumlah mikroorganisme yang
ditemukan di saluran pencernaan diperkirakan melebihi 10 , yang terdiri dari 100 kali
14
jumlah kandungan genom (mikrobioma) pada manusia. Infeksi COVID-19 menyebabkan
gangguan keseimbangan mikrobiota usus (dysbiosis), yang akan mengakibatkan gangguan
fungsi organ penting.
Metodologi
Kajian ini disusun berdasarkan studi literatur terbaru. Bertujuan untuk memberikan
pemahaman pentingnya menjaga keseimbangan mikrobiota saluran cerna sebagai upaya
mengatasi disbiosis yang terjadi pada infeksi COVID-19. Probiotik sebagai terapi
pendukung diharapkan dapat menjaga dan memulihkan fungsi organ penting untuk
mencegah keadaan yang lebih berat.
Hasil
Mikrobiota saluran cerna memiliki kemampuan melakukan interaksi dengan sel manusia,
termasuk sel imun spesifik. Interaksi ini penting untuk menjamin kesehatan di seluruh
sistem organ tubuh. Saluran cerna, otak, hati, pankreas, ginjal dan sistem organ lainnya,
fungsinya sangat tergantung oleh keseimbangan kolonisasi mikrobiota saluran cerna.
Probiotik adalah bakteri baik dan berasal dari makanan fermentasi tradisional, atau
mikrobiota komensal yang bermanfaat untuk kehidupan manusia. Probiotik diketahui
memiliki fungsi untuk memberikan keseimbangan dalam kolonisasi mikrobiota saluran
Kongres Nasional Ilmu Kesehatan Anak XVIII 27

