Page 27 - Proceeding of Plenary Abstract of Parallel Symposim
P. 27

untuk mengembangkan ide-ide mereka sendiri dan membangun kepercayaan diri dan
           kemandirian mereka. Menunggu juga membantu Anda memahami kebutuhan mereka.



           Langkah-5:

           Berlatihlah untuk mengawali dan mengakhiri
           Anak biasanya akan memberi isyarat ketika mereka selesai atau siap untuk melanjutkan
           ke aktivitas baru. Misalnya: anak mungkin melepaskan mainan tertentu, dan mengambil
           mainan yang baru, atau berbalik menoleh untuk melihat sesuatu yang lain. Saat Anda
           memperhatikan apa yang menjadi fokus anak saat itu, maka Anda akan melihat kapan
           mereka siap untuk mengakhiri aktivitas dan memulai sesuatu yang baru.
           Tujuan: Dengan Anda memberikan kesempatan kepada anak untuk memimpin (memulai
           dan mengakhiri sebuah “servis” secara mandiri), maka Anda mendorong mereka untuk
           menjelajahi dunia sekitar mereka, dan memungkinkan lebih banyak berinteraksi dengan
           konsep “melayani dan mengembalikan”.

               Konsep berinteraksi dengan “melayani dan mengembalikan” dengan kelima langkah
           di atas hendaknya dijadikan kebiasaan sehari-hari yang menyenangkan dalam pengasuhan
           anak, sehingga akan membangun fondasi yang kuat bagi anak untuk pembelajaran,
           perilaku, dan keterampilan mereka seumur hidupnya.



           Kesimpulan



           Pembentukan sirkuit otak selama masa periode kritis perkembangan anak membutuhkan
           rangsangan sensoris yang dilakukan melalui pemberian pengalaman kepada anak selama
           pengasuhan orang dewasa sehari-hari. Pemberian pengalaman kepada anak pada usia
           dini melalui berbagai kegiatan interaksi “melayani dan membalas” antara orang tua dan
           anak, di mana anak secara alami melakukan interaksi melalui ocehan, ekspresi wajah,
           dan gerak tubuh dan kemudian orang tua merespons balik dan mengembalikan kembali
           kepada anak melalui berbagai vokalisasi dan isyarat yang sama, maka kegiatan interaktif
           dan responsif ini akan membangun dan memperkuat tatanan otak arsitektur sirkuit otak
           anak dan menciptakan kekuatan hubungan antara anak dan orangtua yang akan bertahan
           permanen seumur hidupnya.



           Daftar pustaka

           1.   Knudsen EI. Sensitive Periods in the Development of the Brain and Behavior. J Cog Neurosci
               2004;16:1412–25.
           2.   Burggren WW and Mueller CA. Developmental critical windows and sensitive periods as
               three-dimensional constructs in time and space. Physiological Biochem Zoology 2015;88:91–


          12                                                                      Plenary
   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31   32