Page 26 - Proceeding of Plenary Abstract of Parallel Symposim
P. 26

Langkah-2:
               Kembalikan “servis” dari anak dengan cara mendukung dan menyemangatinya.
               Anda dapat menawarkan berbagai cara untuk mendukung dan menyemangati anak dengan
               memberikan kenyamanan kepada anak melalui pelukan, kata-kata lembut, membantu
               mereka, bermain dengan mereka, atau memuji mereka. Anda dapat membuat suara atau
               ekspresi wajah—seperti mengatakan, “Saya mengerti!” atau tersenyum dan mengangguk
               untuk memberi tahu anak bahwa Anda memperhatikan hal yang sama. Atau Anda dapat
               mengambil objek yang ditunjuk oleh seorang anak dan membawanya lebih dekat.
               Tujuan: Dengan mendukung dan mendorong anak maka akan menimbulkan minat
               dan rasa keingintahuannya. Ketika anak tidak pernah mendapatkan respon dari “servis”
               yang ditunjukkannya, maka anak bisa berada  dalam situasi yang stres. Ketika Anda
               mengembalikan sebuah “servis”, maka anak akan tahu bahwa pikiran dan perasaan mereka
               didengar dan dipahami.


               Langkah-3:

               Berilah nama..!
               Ketika Anda mengembalikan “servis” dari seorang anak dengan cara menyebutkan apa
               yang dilihat, dilakukan, atau dirasakan anak, maka Anda membuat koneksi di otaknya
               untuk kemampuan bahasa yang penting, bahkan sebelum anak tersebut dapat berbicara
               atau memahami kata-kata Anda. Anda dapat menyebutkan apa saja—nama orang, nama
               benda, nama tindakan, perasaan, atau kombinasi. Jika seorang anak menunjuk ke arah
               sebuah mainan bola, Anda juga dapat menunjuk ke arah bola tersebut dan berkata, “Ya,
               kamu mau bermain bola?!”
               Tujuan: Dengan memberi nama atau menyebutkan apa yang menjadi fokus anak saat itu,
               maka Anda membantu mereka memahami dunia di sekitar mereka dan mengetahui apa
               yang diharapkan. Memberi nama juga akan memberi anak pengetahuan kata-kata yang
               dapat digunakan dan memberi tahu mereka bahwa Anda peduli.


               Langkah-4:

               Bergiliran dengan anak ... dan tunggu. Pertahankan interaksi bolak-balik dua arah.
               Setiap kali Anda mengembalikan “servis”, beri anak kesempatan dan waktu yang cukup
               untuk merespons. Upayakan untuk bergiliran dengan anak, yang bisa bergiliran dengan
               cepat (dari anak ke Anda dan kembali lagi) atau bergiliran untuk beberapa putaran.
               Menunggu anak untuk merespons itu penting, karena anak membutuhkan waktu untuk
               membentuk tanggapan mereka, terutama ketika mereka sedang proses belajar banyak hal
               sekaligus. Menunggu juga akan membantu proses bergiliran akan tetap berlangsung.
               Tujuan: Dengan mengenalkan proses bergiliran, maka akan membantu anak untuk
               belajar pengendalian diri dan bagaimana bergaul dengan orang lain. Dengan menunggu
               dan memberikan waktu kepada anak untuk merespons, maka Anda memberi anak waktu



               Kongres Nasional Ilmu Kesehatan Anak XVIII                               11
   21   22   23   24   25   26   27   28   29   30   31